LAMPUNG TENGAH – Ketua PCNU Lampung Tengah, KH. Ngasifudin, M.Pd.I, menyampaikan, Halal bi Halal adalah momentum istimewa, semua unsur hadir dari jajaran Syuriyah, Tanfidziyah, A’wan, juga Lembaga NU dan Badan Otonom.
“Hari ini kita kosong – kosong (0-0), kita saling memaafkan. Selama kita berproses dalam berkhidmah dalam jamiyyah NU ini pasti manusia tidak perna alpa dengan kesalahan, dan lupa. Kita menata kembali lembaran – lembaran melayani warga nahdliyyin dengan yang lebih baik,” ujarnya.
Hal tersebut disampaikan Ketua PCNU Lampung Tengah, KH. Ngasifudin, M.Pd.I disampaikan dalam agenda Halal bi Halal keluarga besar PCNU Lampung Tengah, di lantai 2 aula kantor PCNU Lampung Tengah, Jalan Proklamator Raya No 134 Seputih Jaya, Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Propinsi Lampung, Ahad, (29/3/2026), bertepatan 9 Syawal 1447 H siang.
“Dibulan Syawal 1447 H yang istimewa ini, mari kita saling kuatkan stakeholders saling bahu-membahu, maksimalkan pemberdayaan ekonomi, berkhidmat untuk jam’iyyah NU sesuai dengan tingkatannya masing – masing, maupun level Lembaga NU dan Badan Otonom NU” imbuhnya.
Program GENUK
Rais Syuriyah PCNU Lampung Tengah, KH Nur Daim, setelah doa iftitah menyampaikan, dalam momen situasi idul Fitri 1446 H, ini mari kita saling memaafkan diantara satu dengan yang lain.
“Dan yang tak kalah penting adalah memaksimal potensi pemberdayaan warga NU dalam sektor ekonomi. Kita gaungkan di keluarga besar NU Lampung Tengah dengan nama Program Gerakan Nahdlatul Ulama Kaya (GENUK). Ini bukan sekedar singkatan, tapi ini adalah gerakan kolektif untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kesejahteraan warga NU dalam sektor ekonomi,” imbuhnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Darussalamah, Kampung Bandar Agung, Kecamatan Terusan Nunyai ini melanjutkan, program GENUK ini dirancang untuk jangka menengah dan jangka panjang adalah mewujudkan kemandirian warga NU Lampung Tengah dalam sektor ekonomi (iqtishadiyah).
“Program GENUK ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan bisa menjadi solusi nyata bagi seluruh elemen warga NU, sehingga penguatan ekonomi warga NU Lampung Tengah bisa menjadi percontohan,” tutupnya.
Wakil Ketua komisi VII DPR RI, Hj. Chusnunia Chalim, Ph.D, ditempat yang sama menambahkan, potensi sumber daya manusia maupun secara sosial yang dimiliki jamiyyah NU sangat besar, ini adalah harus kita syukuri.
“Selain dalam ranah penguatan ideologi keagamaan Aswaja an Nahdliyyah, berbagai lini sektor akses lainnya juga harus bisa perkuat kokoh, seperti; perdagangan, pemberdayaan desa wisata, perikanan, kesehatan, perkebunan, pertambangan, koperasi, dan lain-lain,” ujarnya.
“Sehingga konsentrasi warga NU tidak hanya berfokus pada pesta lima tahunan, atau dunia politik saja. Khidmah dalam jamiyyah NU Lampung Tengah diperluas dalam berbagai lini diatas tadi,” tutupnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata untuk Program GENUK PCNU Lampung Tengah, DPW PKB Lampung bersama DPC PKB Lampung Tengah memberikan donasi dana sebesar Rp. 53.000.000 (lima puluh tiga juta rupiah) kepada PCNU Lampung Tengah.
Agenda ini dihadiri oleh tokoh-tokoh NU antaralain; Rais Syuriyah PCNU Lampung Tengah, KH Nur Daim, jajaran pengurus PCNU Lampung Tengah, Lembaga NU, Badan Otonom NU, Ketua MWC NU se Lampung Tengah, Wakil Katib Syuriyah PWNU Lampung, Gus Munir Abdul Haris, S.Sos.I, Ketua PW GP Ansor Lampung, Budi Hadi Yunanto, M.Pd.
Hadir pula, Wakil Ketua komisi VII DPR RI, Hj. Chusnunia Chalim, Ph.D. Anggota DPRD Lampung Tengah Fraksi PKB. Bupati Lampung Timur, Hj. Ella Siti Nuryamah, S.Sos.I, M.AP. anggota DPRD Provinsi Lampung, dr. Sasa Chalim Nur Syajarotuddur, Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, M. Pd, dan lain-lain.
(REDAKSI)


























