
LAMPUNG TENGAH – Konferensi MWC NU Punggur IX yang bertema “Meneguhkan Khittah Merawat Tradisi Dan Menguatkan Persatuan Berbasis Kearifan Lokal Punggur”, di komplek Pondok Pesantren Baitun Nur yang beralamatkan di Kampung Tanggulangin, Kecamatan Punggur, Selasa Legi, (23/6/2026) bertepatan 7 Muharram 1448 H.
Doa iftitah oleh Wakil Rais Syuriyah PCNU Lampung Tengah sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Baitun Nur KH. Masruri, berpesan jadi pengurus NU jangan ambisi karena kalau terlalu ambisi akan menggunakan segala cara dengan uang dan sebagainya, jadi pengurus harus mau berkorban. Jadi pengurus harus amanah dan niat tulus ikhlas berhidmah pada nusa bangsa dan agama.
Sambutan Ketua MWC NU Punggur, Kiai Ahmad Khoirudin, bahwa jamiyyah NU adalah rumah besar tempat bernaung ummat NU adalah media dakwah tempat rujukan untuk mencari nilai nilai agama.
Sambutan Ketua PCNU Lampung Tengah, KH. Ngasifudin, M.Pd.I, menyampaikan esensi dari konferensi MWC NU ada 3 hal, yaitu; pertama, Evaluasi 5 tahun kemarin program kegiatan yang telah dilaksanakan. Konferensi MWC NU adalah permusyawaratan tertinggi, silahkan sampaikan kritik dan masukan yang membangun.
Kedua, merumuskan sekaligus merancang program kerja 5 tahun kedepan yang sesuai dengan kearifan lokal, dan ketiga, regenerasi kepemimpinan di MWC NU.
“Konferensi di MWC NU adalah ajang proses pembelajaran berorganisasi Nahdlatul ulama. Sesuai dengan AD dan ART dan peraturan perkumpulan yang berlaku,” tutupnya.
Pada sidang pleno 4 pemilihan Ahwa, antaralain ada nama; Kiai Nurmahmudi, Kiai Nursalim, KH. Masruri, Kiai Nurhadi Irawan, Kiai Anis Mudzakir.
Selanjutnya, Kiai Nur Salim berhalangan sehingga Ahwa di ganti Gus Imron Nafis dan Kiai M Mujib.
Hasil rapat Ahwa memutuskan KH. Nurhadi Irawan sebagai Rais Syuriyah MWC NU Punggur masa khidmah 2026-2031.
Pemilihan bakal calon Ketua Tanfidziyah dipilih secara voting muncul 2 (dua) calon, yaitu; Kiai Ahmad Khoirudin dan Drs. Kiai Junaidi, dan Rais Syuriyah KH. Nurhadi Irawan menyetujui keduanya sebagai calon ketua.
Namun, Drs. Kiai Junaidi tidak berkenan untuk maju sebagai Ketua Tanfidziyah MWC Punggur, sehingga terpilihlah Kiai Ahmad Khoirudin sebagai Ketua Tanfidziyah MWC Punggur masa khidmah 2026-2031.
(SARYONO)



























