Songsong Pemilu 2024, BEM STIS Darusy Syafa’ah Lampung Tengah Ikuti Diskusi Bawaslu

0
248
BEM STIS Darusy Syafa’ah Lampung Tengah Ikuti Diskusi Bawaslu

LAMPUNG TENGAH – Jajaran pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Darusy Syafa’ah Lampung Tengah, Provinsi Lampung mengikuti agenda diskusi Badan Pengawas Pemlihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, di Hotel BBC, Kelurahan Bandarjaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Selasa (25/10/2022) siang.

Wakil Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah (STIS) Darusy Syafa’ah Lampung Tengah, Kiai Wahid Dalail, M.Pd, menyampaikan, diskusi yang diikuti oleh pengurus BEM STIS Darusy Syafa’ah Lampung Tengah dengan Bawaslu Lampung Tengah adalah bagian dari proses tingkatkan kapasitas intelektual sekaligus pendidikan politik kepada mahasiswa tentang arti penting pengawasan penyelenggaraan Pemilu partisipatif.

Tema besar yang diusung dalam kegiatan tersebut “Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu Partisipatif,” tambah alumni Pascasarjana UNISMA Malang, Jawa Timur ini.

Founder Lampung Democracy Studies, Fatikhatul Khoiriyah, M.H hadir menyampaikan materi

Ketua BEM STIS Darusy Syafa’ah Lampung Tengah, M. Iqbal Saputra, menyampaikan, dari kalangan Perguruan Tinggi Swasta di Lampung Tengah, selain BEM STIS Darusy Syafa’ah Kotagajah Lampung Tengah, hadir pula, BEM STAI Ma’arif, Kalirejo, Lampung Tengah, BEM STIT Bustanul Ulum, Anak Tuha, Lampung Tengah, BEM STIT Al Mubarok, Bandar Mataram, Lampung Tengah, dan BEM STIMIK, Kalirejo, Lampung Tengah.

“Hadir pula ormas kepemudaan, seperti ; PC GP Ansor Lampung Tengah, Pemuda Muhammadiyah, PC IKA PMII Lampung Tengah, KAHMI Lampung Tengah, tokoh adat Lampung Tengah, dan lain-lain,” tambahnya,

Pengurus LTN NU Lampung Tengah ini, menambahkan, dengan adanya diskusi ini kami bisa menambah manfaat sekaligus mengerti penting posisi strategis organisasi kemahasiswaan harus ikut berperan dalam pengawasasan penyelenggaraan pemilu partisipatif dalam kontestasi apada pemilu 2024 mendatang. Karena tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan sangat mempunyai pengaruh besar  di lingkungannya masing- masing, selain itu, diskusi ini bisa menambah jaringan (network) dengan lintas kepentingan akademik kampus yang ada di Kabupaten Lampung Tengah ini, salah satunya Bawaslu Lampung Tengah.

MoU Kerjasama Bawaslu Lampung Tengah dengan BEM STISDA Lampung Tengah

“Setelah sesi diskusi dilanjutkan dengan penandatangan kerjasama Bawaslu Lampung Tengah dengan pengurus BEM se Kabupaten Lampung Tengah, adapun tujuan dari MOU ini diantaranya yaitu: pertama, untuk peningkatkan kapasitas dan peran para pihak dalam pengawasan dan pemantauan pelaksana pemilu. Kedua, Mendorong organisasi kemahasiswaan untuk menjadi pemantau pemilu dan pemilih. Ketiga, berbagi data dan informasi untuk kepentingan pengembangan keilmuan, riset, publikasi, advokasi dan pengabdian masyarakat antara para pihak, dan keempat, bekerjasama dalam peningkatan SDM di bidang pengawasan pemilu dan pemilihan melalui peran organisasi kemahasiswaan,” tutupnya.

Pemateri dalam diskusi Bawaslu Lampung Tengah ini antara lain; Founder Lampung Democracy Studies, Fatikhatul Khoiriyah, M.H, Ketua Bawaslu Lampung Tengah, Harmono, S.H.I, dan lain-lain.

 (redaksi)