
LAMPUNG TENGAH – Hasil sidang Ahwa dalam Konferensi MWC NU Bumi Ratu Nuban terpilih Kiai Fatoni sebagi Rais Syuriyah MWC NU Bumi Ratu Nuban, Senin (1/6/2026), di komplek Madrasah Diniyah Tri Bhakti Al Fitroh, Kampung Sido Waras, Kecamatan Bumi Ratu Nuban.
Selanjutnya pemilihan bakal calon Ketua Tanfidziyah MWC NU Bumi Ratu Nuban muncul 3 nama, yaitu; Saroni Afandi 3 suara, Mislan 4 suara dan Zainudin 1 suara.
Karena tata tertib mengamanatkan syarat untuk menjadi calon 30 persen dari total suara dalam hal ini 3 suara maka yang menjadi calon 2 orang Mislan dan Saroni pimpinan sidang oleh KH. Wagimin dan sekretaris sidang Dedi Mustofa menanyakan kepada Rais Syuriyah MWC NU Bumi Ratu Nuban apakah menyetujui satu orang, apakah menyetujui dua duanya, apakah menolak keduanya. Rais Syuriyah MWC NU Bumi Ratu Nuban terpilih, Kiai Fatoni, hanya merestui Mislan yang menjadi calon, dan berdasarkan tatib maka calon tersebut secara otomatis terpilih menjadi Ketua MWC Bumi Ratu Nuban.
Pesan Rais Syuriyah PCNU Lampung Tengah, KH. Nur Daim, setelah pembacaan iftitah bahwa di NU dengan berbagai macam latar belakang dan tujuan masing masing berpesan kita luruskan niat untuk mencari ridho Allah SWT dan ikhlas.
Ketua PCNU Lampung Tengah, KH. Ngasifudin, M.Pd.I. dalam sambutannya menyampaikan, bahwa tahun 2026 mayoritas MWC NU se Kabupaten Lampung Tengah banyak yang habis masa khidmatnya, sehingga perlu untuk segera merapikan SK – SK pengurus ranting NU.
“Aplikasi digdaya segera akan di terapkan ke MWC NU sehingga persuratan akan lebih rapi dan tertata. Pada Muktamar ke-35 NU yang akan datang seluruh MWC NU sudah memakai digdaya dalam administrasi persuratan,” tutupnya.
Acara Konferensi MWC NU Bumi Ratu Nuban 2026 ini di hadiri tokoh – tokoh PCNU Lampung Tengah antaralain; KH. Nur Daim, KH. Ahmad Karimullah, KH. Wagimin, Muslim Ansori, M.H, dan lain-lain.
Hadir pula, Forkopincam Bumi Ratu Nuban, KUA, Koramil, Polsek Bumi Ratu Nuban, tokoh masyarakat, dan lain-lain.
(SARYONO)



























