
LAMPUNG TENGAH – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, menggelar agenda istimewa lima tahunan, yakni Konferensi ke-VI MWC NU Bekri, pada Ahad (11/10/2026).
Konferensi ke-VI MWC NU Bekri dilaksanakan dikompleks Pondok Pesantren Darul Islah Kampung Sinar Banten, Kecamatan Bekri.
Ketua MWC NU Bekri, H. Sutiono, S.Ag, M.Pd.I, menyampaikan, adapun tujuan dan maksud digelar agenda istimewa Konferensi ke-VI MWC NU Bekri ini, antaralain; membahas pertanggung jawaban pengurus MWC NU Bekri masa khidmah 2021-2026, menyusun dan mengesahkan program kerja MWC NU Bekri masa khidmah 2026-2031, menetapkan dan memilih Rais Syuriah MWC NU Bekri 2026-2031 dan Ketua Tanfidziyah MWC NU Bekri masa khidmah 2026-2031, dan lain-lain.
Tema Konferensi ke-VI MWC NU Bekri pada tahun 2026 ini adalah Bersatu Dalam Khidmat, Digdaya Untuk Kemaslahatan Umat.
Ketua PCNU Lampung Tengah, KH. Ngasifudin, M.Pd.I dalam sambutan menyampaikan, semoga perjalanan Konferensi ke-VI MWC NU Bekri pada tahun 2026 ini berjalan dengan tertib, hikmat, teduh, dan penuh musyawarah kekeluargaan.
“Pada proses rekomendasi pada kepengurusan lima tahun yang akan datang hendaknya disusun agenda jamiyyah yang strategis, terukur, sistematis, dan bisa dipertanggung jawabkan,” ujarnya.
Salah satu panitia pelaksana Hermanto, menambahkan, Konferensi ke-VI MWC NU Bekri dihadiri antaralain; pengurus PCNU Lampung Tengah, pengurus MWC NU Bekri, pengurus Ranting NU se Kecamatan Bekri, para pengasuh Pondok Pesantren, utusan Badan Otonom NU, dan utusan Lembaga NU, unsur pemerintahan, Polsek, Koramil, tokoh lintas agama, dan lain-lain.
“Dan hasil dari proses perjalanan demokrasi Konferensi ke-VI MWC NU Bekri tersebut terpilihlah Kiai Ali Mursyid sebagai Rais Syuriah MWC NU Bekri masa khidmah 2026-2031 dan H. Sutiono, S.Ag, M.Pd.I sebagai Ketua Tanfidziyah MWC NU Bekri masa khidmah 2026-2031,” ujarnya.
Secara sosiologis, antropologis, dan geografis warga NU di Kecamatan Bekri, tersebar pada delapan (8) Kampung, yaitu; Rengas, Kesuma Dadi, Sinar Banten, Kesuma Jaya, Binjai Ngagung, Kedatuan, Goras Jaya, dan Bangun Sari.
(REDAKSI)



























