MWC NU Punggur Gelar Lailatul Ijtima’ di Ranting NU Astomulyo

0
194

PUNGGUR – Bertempat di komplek masjid Al Hikmah Dusun 1 Kampung Astomulyo, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, jajaran keluarga besar pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, Propinsi Lampung, kembali menggelar agenda rutin bulanan, yakni Lailatul Ijitima’, Selasa malam, (10/11) bertepatan 24 Rabi’ul Awal 1442 H.

Ketua MWC NU Punggur, KH Mahmudin Zuhri, dalam sambutannya menyampaikan,  mengharapkan para jamaah, karena kondisi bangsa kita masih dalam suasana musibah global Covid-19, para jama’ah yang menghadiri Lailatul Ijitima’ ini wajib melaksanakan tertib protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah dan PBNU, yaitu; Pertama, wajib menggunakan masker selama kegiatan pengajian berlangsung. Kedua, wajib menjaga jarak selama kegiatan pengajian berlangsung, dan Ketiga, mencuci tangan ditempat yang telah ditetapkan oleh tuan rumah dan senantiasa membawa handsanitizer.

“Rangkaian acara Lailatul Ijitima’ ini di MWC NU Punggur di awali dengan Istighotsah yang di pimpin oleh Wakil Rais Syuriyah MWC NU Punggur, KH. Nur Salim dan dilanjutkan Kajian Aswaja oleh Mustasyar PCNU Lampung Tengah, sekaligus Pengasuh Pesantren Baitul Mustaqim Sidorahayu, Sidomulyo, Punggur, Lampung Tengah, KH. Muhtar Ghazali,” tutup alumni PKPNU Kabupaten Lampung Tengah ini.

Wakil Ketua MWCNU Kecamatan Punggur, Gus Alie Fadhilah Musthofa, menambahkan, kegiatan rutin ini dihadiri para warga nahdliyyin yang tersebar di sembilan (9) Ranting NU, yaitu ; Ranting NU Sidomulyo, Ranting NU Tanggul Angin, Ranting NU Badran Sari, Ranting NU Sri Sawahan, Ranting Nunggal Rejo, Ranting NU Totokaton, Ranting NU Astomulyo, Ranting NU Ngestirahayu, dan Ranting NU Mojopahit.

Mustasyar PCNU Lampung Tengah, sekaligus Pengasuh Pesantren Baitul Mustaqim Sidorahayu, Sidomulyo, Punggur, Lampung Tengah, KH Muhtar Ghazali, dalam mauidhah hasanah berpesan, senantiasa warga NU istiqomah menjalankan amaliah-amaliah NU yang telah diwariskan para Wali atau Ulama terdahulu.

“Warga nahdliyyin untuk selalu mengikuti kegiatan Lailatul Ijtima’  yang telah diprogramkan rutin setiap selapanan oleh MWC NU Punggur, karena Lailatul Ijtima’ adalah wadah yang dibuat oleh para ulama semenjak dahulu agar pengurus dan warga NU bisa berkumpul saling silaturahim,” tutupnya. (Tim LTN NU Lamteng).