Ketua NU Lampung Tengah: Orang yang Biasa Membid’ahkan Ngajinya Belum Khatam

0
364
ketua-pcnu-lampung-tengah

Setelah dilantik satu bulan yang lalu, jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Tengah, langsung aksi turun kebawah (turba) melakukan kegiatan safari Ramadlan ke Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se Kabupaten Lampung Tengah.

Safari perdana dimulai dari MWCNU Punggur, bertempat di Masjid Jami’ Taqwa Kampung Tanggulangin Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu (3/6) malam.

Ketua PC NU Lampung Tengah, KH Imam Suhadi dalam taushiyahnya mengatakan, agar warga Nahdlatul Ulama di wilayah Kecamatan Punggur dan sekitarnya senantiasa terus istiqomah nguri-nguri atau merawat tradisi yang sudah diwariskan oleh para kiai-kiai terdahulu. “Tradisi yang sudah ada dan baik dimasyarakat, mulai dari tradisi kehamilan, seperti telon-telon, piton-piton saat kelahiran, brokohan hingga marhabanan mari terus dirawat,” tuturnya.

KH Imam yang juga Pengasuh Pesantren Nurul Qodiri Kecamatan Way Pangubuan, menambahkan, tradisi budaya yang dijalankan NU tidak bertentangan dengan agama, mulai dari kelahiran hingga manusia yang telah meninggal dunia dan seterusnya semua tradisi warga Nahdlatul Ulama tersebut diisi dengan doa-doa, sholawat dan bacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

“Orang yang mengkafir-kafirkan, mengharam-haramkan, membid’ahkan amalan-amalan NU bahkan hingga menyesatkan kiai-kiai NU pasti orang tersebut tidak punya ilmu alias ngajinya tidak khatam,” imbuhnya.

Sementara itu, tekait program kerja PCNU Lampung Tengah kedepan, KH Imam mengatakan, pada periode ini diharapkan dapat mendirikan Perguruan Tinggi dan mampu menjadi NU percontohan dan teladan di Propinsi Lampung.

“Kami atas nama jajaran keluarga besar PCNU Lampung Tengah mohon doa restu segenap warga NU di sini agar dapat menjalankan roda organisasi yang didirikan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari dengan amanah, dan langsung bisa dirasakan warga NU,” tandas alumni Pesantren Darussa’adah Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah ini mengatakan.

Safari Ramadlan PCNU Kabupaten Lampung Tengah diakhiri dengan pemberian cinderamata seratus lebih sarung untuk anggota Ranting NU dan imam masjid dan musholla se Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah.

“Kami selaku keluarga besar Nahdliyyin di Kecamatan Punggur sangat senang dan terbuka dengan kedatangan rombongan PCNU Lampung Tengah yang melakukan kegiatan safari Ramadlan, dan kami berharap silaturahim pada malam ini menambah semangat (ghirah) dalam melestarikan mengamalkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah an Nahdliyah di sembilan desa di wilayah Kecamatan Punggur ini,” kata Kiai Mahmudi Ketua MWCNU Punggur dalam sambutannya.

Turut hadir dalam safari Ramadlan PCNU Lampung Tengah diantaranya adalah Kiai Budi Sriono, Katib Syuriyah PC NU, H Wagimin Sekretaris PCNU, H Syarief Kusen, Ketua PC LP Ma’arif NU. Ketua PC GP Ansor, Saryono, Sekretaris PC PAGAR NUSA, Edi Susanto Nur Hayati, SH, Anggota DPR RI F-PKB yang juga Sekretaris PW Fatayat NU Lampung, Andi Shobihin, Ketua PC IPNU, H Midi Iswanto, Anggota DPRD Propinsi Lampung F-PKB, KH Slamet Anwar Anggota DPRD Lampung Tengah dari F-PKB serta beberapa pengasuh pesantren, pengurus ranting NU se Kecamatan Punggur. (Akhmad Syarief Kurniawan /Muslim Abdurrahman-www.nu.or.id)