Andi Shobihin: Sebongkah Harapan Untuk Bapak MWC NU Bandar Mataram 2022 – 2027

0
276
Ketua PAC GP Ansor Bandar Mataram, Andi Shobihin, S.E

LAMPUNG TENGAH – Dalam hitungan jam keluarga besar MWC NU Kecamatan Bandar Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, akan menggelar agenda istimewa lima tahunan yakni Konferensi. Bagaimana wajah NU kedepan di wilayah Kecamatan Bandar Mataram lima tahun kedepan, 2022 – 2027.

Inilah Sebongkah Harapan Untuk Bapak MWC NU Bandar Mataram 2022 – 2027. Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Bandar Mataram, Andi Sobihin,S.E, menilai momentum Konferensi ke-V MWCNU Kecamatan Bandar Mataram harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk dilakukan muhasabah (interospeksi, evaluasi, dan pembenahan) secara internal di dalam tubuh organisasi.

Hal ini disampaikan, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Bandar Mataram, Andi Sobihin,S.E, di Bandar Mataram, Jum’at (14/1/2022) malam.

Diketahui Konferensi MWC NU Bandar Mataram akan dilaksanakan di Kampung Jatidatar Mataram, menurutnya, organisasi Islam terbesar di Indonesia bahkan dunia seperti NU perlu banyak terobosan dalam bidang pendidikan dan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan zaman yang berubah dengan cepat.

“Karena itu, tranformasi organisasi itu penting untuk mengubah warga NU di wilayah Kecamatan ini agar lebih baik dalam segala bidang. NU perlu berbenah total,” tandas mantan Ketua PC IPNU Kabupaten Lampung Tengah ini.

“Kita harus buat semacam Rencana Induk Jangka Panjang Organisasi (RIJPO) untuk 5-10 tahun ke depan, yang fokus pada empat (4) bidang; pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan distribusi kader,  blueprint ini akan jadi pedoman untuk semua yang terlibat dalam organisasi dari atas sampai bawah,” lanjut alumnus IAIM NU Kota Metro ini.

Dia juga menyinggung soal kesiapan NU dalam menghadapi masyarakat baru. Pasalnya, NU butuh pemimpin visioner di dalam masyarakat baru ini. Dia menjelaskan, saat ini masyarakat Indonesia sudah memasuki era virtual ketika sebagian besar orang beraktivitas di ruang-ruang digital, termasuk aktivitas belajar.

“Masyarakat, mulai dari kalangan balita, anak muda sampai orang tua, sebagian besar lebih memilih belajar apapun melalui media sosial seperti YouTube, dan lain-lain. Terjadi pergeseran medium belajar dari konvensional seperti tatap muka menuju ruang digital,” katanya.

Ruang-ruang digital tersebut menurutnya seharusnya menjadi ranah strategis bagi NU untuk berdakwah menebarkan Islam Rahmatan Lil ‘alamin (Rahmat untuk semesta alam).

Saat MWCNU Bandar Mataram memiliki beberapa lembaga pendidikan formal mulai MI MTs SMP dan MA. Dalam pemberdayaan kader-kader muda NU banyak sekali kader yang aktif dalam pendidikan dan pemerintahanan di wilayah Kecamatan Bandar Mataram. Kegiatan Badan Otonom NU – pun terus berjalan mulai dari Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, Banser, Pagar Nusa, IPNU, IPPNU,  PMII dan lain-lain.

Agenda Syukuran PAC GP Ansor Bandar Mataram

Secara geografis dan sosiologis Kecamatan Bandar Mataram terdiri atas sembilan kampung : Sriwijaya Mataram, Uman Agung Mataram, Terbanggi Ilir, Jati Datar Mataram, Sendang Agung Mataram, Mataram Udik, Terbanggi Mulya, Mataram Jaya, dan Sumber Rezeki Mataram.

(Tim LTN NU Lamteng)